Deskripsi
Penulis: Ree
Tebal: 44 halaman
🖼 Illustrated
🎁 Include Bonus Arts
Merupakan kelanjutan dari PESONA SANG NELAYAN: Ombak dan Dosa (Buku 1), perahu dosa Mahes kini benar-benar berlayar menjauhi daratan kesetiaannya. Di mata istri dan anaknya, ia tetaplah kepala keluarga yang penyayang, namun di balik itu, Mahes hidup dalam dua dunia. Godaan Austin, turis Amerika yang memicu api tabu di dirinya, telah berubah menjadi ketagihan yang tak bisa ditolak. Di tengah laut lepas di atas perahu yang bergoyang, Mahes menyerah pada arus nafsu yang selama ini ia bendung, mengubur rasa bersalahnya demi pemuasan hasrat yang memabukkan. Ketika batas moralitas runtuh, pelarian mereka bergeser ke wilayah yang lebih berisiko—dari gemuruh ombak menuju kemewahan suite resort di tengah malam, di mana jarak antara dosa dan kehidupan normalnya semakin tipis.
Setiap kebohongan yang ia sulam pada Ni Luh terasa semakin mudah, seiring dengan adrenalin dari pertemuan rahasia mereka. Di balik tembok hotel yang tertutup rapat, Mahes menyadari bahwa ia tak lagi sekadar terjebak, melainkan secara sadar menceburkan diri ke dalam pusaran ini. Namun, permainan terlarang ini meroket tak terkendali saat Austin menantang Mahes untuk melanggar batas terakhir yang seharusnya tak tersentuh: membawa rahasia mereka langsung ke rumah bambu sederhana Mahes, menginjak tikar pandan tempat ia tidur bersama istri, tepat di saat sang istri sedang pergi ke pasar.
Ketika godaan yang memabukkan itu datang mengetuk pintu rumah sendiri dan mengancam akan meruntuhkan dinding kehidupan domestiknya, akankah Mahes masih sanggup menarik batas, atau justru ia akan membiarkan ombak dosa itu menenggelamkan surga kecilnya dari dalam?










Review
Belum ada yang kasih review.