Deskripsi
Di ruang praktek yang gerah karena AC rusak, Dokter Bimo — dokter umum yang tampan, berotot, dan berbulu tebal — menerima pasien dengan senyum profesional. Hanya karena iseng main adu suit untuk mengusir bosan, ia tak menyangka setiap kekalahan justru membuatnya harus melepaskan satu per satu lapisan pakaiannya sendiri. Mulai dari jas dokter, kaos dalam, hingga celana dalam yang ia salah ambil, Bimo semakin panas dan malu.
Semakin sering ia kalah, semakin sedikit yang tersisa menutupi tubuhnya yang berotot dan basah keringat. Wajahnya yang tadinya tersenyum kini berubah tegang, tangan berusaha menutupi, tapi permainan terus berjalan. Tubuhnya yang biasa memeriksa pasien kini justru diperiksa oleh mata pasien. Bisakah Dokter Bimo mempertahankan martabatnya sampai akhir permainan?
Kini dokter Bimo duduk di meja periksa dengan napas tersengal. Matanya memohon agar permainan dihentikan, tapi jari-jarinya tetap mengikuti pilihan gunting, batu, kertas. Begitu celana dalam terakhir jatuh dan tubuhnya yang telanjang bulat terpapar penuh — dada berbulu basah, kontol tegang, dan lubang pantat yang mengkilap — Dokter Bimo tak lagi punya apa-apa untuk ditutupi. Mampukah kamu membuatnya kalah total hingga ia tak bisa lagi menahan diri?






Review
Belum ada yang kasih review.